<p>&nbsp;</p><body>p</body>

  HOME         ARTICLES         BEDROOM          ABOUT  

BACA JUGA:

MITOS & FAKTA TENTANG DISFUNGSI EREKSI


 

 October 22, 2004

SEKS DI USIA SENJA
Kenapa Tidak?
 

Meningkatnya angka harapan hidup seiring kemajuan dibidang teknologi kesehatan memperlihatkan fenomena baru betapa bidang geriatri(kesehatan lansia) semakin lama semakin berkembang. Angka dan fakta bahwa dinegara-negara maju persentasi kalangan lansia terus meningkat mau tak mau membuka mata praktisi kesehatan tentang kebutuhan dan masalah-masalah geriatri yang bisa jadi baru belakangan disadari.

Kalau dalam dunia kesehatan anak dikenal pameo bahwa seorang anak bukanlah orang dewasa dalam ukuran mini untuk menunjukkan bahwa anak-anak memiliki kekhasan tersendiri, begitu juga dalam bidang geriatri.
Perubahan alami fisik dan mental karena proses penuaan para lansia menyebabkan timbulnya beragam persoalan, termasuk diantaranya dalam kehidupan seks mereka. Apa benar bahwa semakin bertambahnya usia akan selalu diikut dengan menurunnya gairah dan hasrat seksual?
Para pakar di Mayo Clinic jelas membantah anggapan itu. Hasrat seksual tidak akan pudar oleh usia!. Lansia, menurut mereka, masih memiliki keinginan seksual meski berada di usia 80-an sampai 90-an tahun. Hormon yang paling berpengaruh mengatur hasrat seksual pria maupun wanita adalah testosteron. Dan umumnya para lansia tetap akan memproduksi testosteron yang cukup sehingga hasrat seksual mereka tidak serta merta menghilang karena proses penuaan. Sementara fisik jelas sudah menurun jauh. Lantas andainya anda atau kenalan anda mengalami masalah ini, bagaimana menyiasatinya?

Salah satu trik yang dianjurkan adalah dengan merubah pemahaman anda tentang seks. Kalau dulu mungkin anda beranggapan bahwa seks selalu harus disertai dengan penetrasi, sekarang bisa anda perluas pemahaman seks itu sendiri dengan memasukkan elusan, sentuhan, seks oral kedalam kehidupan seks anda. Tanpa harus selalu diakhiri hubungan kelamin.

Bagi para wanita, masalah dengan proses penuaan adalah berkurangnya produksi estrogen dan menopause. Ini akan membuat daerah vagina anda akan lebih kering dan elastisitasnya menurun sehingga hubungan seksual akan terasa tidak lagi nikmat bahkan terkadang menyakitkan. Inipun bisa disiasati dengan melakukan foreplay yang lebih panjang untuk memberi kesempatan daerah intim anda sampai benar-benar 'siap', atau dengan memakai jelly pelicin seperti K-Y Jelly atau Vigel. Cara lain yang bisa dipakai adalah dengan estrogen cream atau dengan estrogen replacement therapy. Untuk hal ini bisa anda konsultasikan dengan dokter anda.
Satu yang perlu diingat bahwa semakin sering anda melakukan hubungan seksual, akan semakin mudah bagi anda mempertahankan elastisitas organ intim anda.

Bagi pria, seiring bertambahnya usia biasanya masalah disfungsi ereksi akan menjadi momok yang menghantui kehidupan seks anda. Ereksi anda tidak lagi keras sempurna atau tidak mampu mempertahankan ereksi cukup lama, sehingga sulit untuk melakukan penetrasi. Untuk menyiasati hal ini anda bisa mencari posisi seks yang lebih memudahkan anda melakukannya.
Hal ini bisa pula anda bicarakan dengan dokter anda untuk mencari tahu kalau kalau ada penyakit yang menjadi penyebab dari keluhan anda, seperti misalnya diabetes, gangguan fungsi jantung dan sebagainya. Dokter anda akan memberikan obat-obatan yang sesuai dengan kebutuhan anda, bahkan kalau perlu dengan tindakan operatif seperti pemasangan vacuum penile pump.

Selain masalah fisik, problem psikis pun besar pengaruhnya. Ada sebagian orang yang malu untuk terus aktif secara seksual karena merasa dirinya terlalu tua untuk itu. Adapula yang merasa minder dan kehilangan keyakinan bahwa dirinya masih sanggup melakukannya. Sebagian lansia merasa dirinya sudah tidak lagi 'menarik' karena bertambahnya kerutan dan rambut yang memutih. Semua ini pada akhirnya akan berujung pada hilangnya kemampuan ereksi pada pria atau hilangnya keinginan seksual pada wanita.
Yang harus anda lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mencoba untuk terbuka pada pasangan anda. Pasangan anda bisa membantu mengembalikan keyakinan diri anda.

Ubahlah kebiasaan seks anda. Kalau disaat muda nada biasa melakukan seks kapan saja, diusia lanjut ini, untuk menjaga agar anda selalu bugar pada saat akan melakukan hubungan seks, cobalah dengan melakukannya pagi hari saat anda masih segar setelah istirahat cukup semalaman.

Terakhir namun tak kalah pentingnya adalah jaga agar diri anda selalu dalam kondisi prima dengan menjaga diet yang sehat dan olah raga teratur. Makanan sehat banyak buah dan sayuran, olahraga ringan sedikitnya 30 menit sehari akan sangat membantu anda. Hindari konsumsi alkohol, obat-obatan terlarang karena akan berefek buruk terhadap kemampuan seks.
(ilustrasi foto diambil dari fotosearch.com)

# posted by fahrie : 10:16 PM

Back to Articles

scroll up scroll down